Unggulan

Baliho Kecil dicabut, Pendukung Prabowo- Sandi Pasang Baliho Besar

BPN Minta Rezim Tak Halangi Pilihan Politik Rakyat Dukung Prabowo-Sandi

AMATIRAN.com, Jakarta – Direktur Materi dan Debat, Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Sudirman Said mengkritisi langkah rezim Joko Widodo yang membatasi rakyat dalam mengekspresikan hak politiknya. Tekanan rezim terhadap pilihan politik itu seperti dialami Bu Habibah, warga Semarang yang getol mengkampanyekan paslon nomor urut 02 Prabowo-Sandi di Pilpres 2019.

Bu Habibah adalah isteri dari Prof. Amanullah, ahli bedah syaraf senior yang sudah lama mengabdi pada Republik Indonesia. Kesadaran dan cintanya pada bangsa demikian besar. Sikap politiknya adalah sikap yang obyektif dan independen.

Beberapa waktu lalu, Satpol PP mencopot baliho yang dipasang di depan rumah Bu Habibah. Bu Habibah memprotes aksi pencopotan itu. Protesnya tidak digubris, dia memasang baliho dengan ukuran lebih besar dengan bahan permanen.

Menurut Sudirman, sikap teguh pendirian dalam hal pilihan politik mendukung Prabowo-Sandi seperti yang ditunjukkan Bu Habibah akan jadi wabah yang meluas ke seluruh Indonesia.

“Sikap seperti ini sudah jadi kecenderungan, dan akan terus meluas. Ini sudah terjadi di Riau, Aceh, Madura, bahkan di beberap kota di Jawa. Intinya mereka ingin ada perubahan suasana bernegara,” kata Sudirman Said dalam keterangannya, Jumat (21/12/2018).

Sudriman mengibaratkan sikap politik Bu Habibah seperti air yang mengalir. Tak bisa dibendung oleh kekuatan apa pun.

“Sikap politik yang mandiri itu seperti air yang mengalir. Jangan coba dibendung atau ditahan-tahan. Kalau terus dihalang-halangi, air akan menjebol bendungan atau mengalir ke tempat lain meluas,” tegasnya.

Karenanya, Sudirman meminta agar pemerintah menyudahi upaya menghalang-halangi rakyat untuk mengekspresikan hak politiknya. Sudirman juga meminta kepada aparat keamanan dan penyelenggara Pemilu untuk berlaku adil selaku abdi rakyat.

“Saya minta kepada aparat keamanan, penyelenggara Pemilu, Pengawas, bersikaplah adil. Kalian semua adalah abdi negara dan abdi rakyat. Salah kalau menghalangi rakyat menunaikan hak asasinya. Sikap politik adalah hak asasi manusia. Jangan gunakan kekuasaan untuk melanggar HAM,” kata Sudirman.

Facebook Comments

Komentar

Related Articles

Close
Close