Unggulan

Saksi Lengah Suara Capres, Caleg, Partai Bisa Melayang

AMATIRAN.com, OPINI — Saksi pada pesta Demokrasi hadir saat pemungutan suara, atau pencoblosan. pada dasarnya saksi pemulu adalah orang kepercayaan dari partai politik, atau caleg yang ditugaskan di tempat pemungutan suara (TPS) Saksi berfungsi untuk memastikan proses pemungutan atau perhitungan suara berjalan sebagaimana dalam perundang-undangan, jadi kalau lengah sedikit suara bisa melayang

Sampai hari ini penyelnggara pemilu belum sepenuhnya mendapatkan kepercayaan secarah penuh, sehingga dibutuhkan sksi untuk mengawal proses perhitungan suara. bahkan beberapa peristiwa walaupun ada saksi proses pemungutan suara masih bisa terjadi kecurangan atau tidak sesuai dengan mekanisme dan perundang-undangan yang berlaku.

Memperkuat saksi berarti menjaga suara demi suara dari hak pilih masyarakat untuk menghindari pengurangan atau penambahan suara ke calon tertentu, karena banyak yang memprediksi jika proses bisa diakali untuk melakukan penambahan suara atau pengurangan suara di setiap TPS yang ada. misalkan setiap suara calon tertentu dirusak dengan alasan sobek atau salah coblos dan lainnya.

Jadi keberadaan Saksi secara garis besar saksi hadir untuk memastikan proses pemilu berjalan sebagaimana mekanisme yang telah ditentukan, yang paling penting adalah saksi tau mekanisme dan aturan-aturan yang berlaku sehingga bisa melakukan koreksi jika mendapatkan proses yang tidak benar.

Saksi merupakan elemen penting dalam proses perhitungan suara.baik pilg, pilpres atau pemilihan lainnya.pada umumnya saksi ditujukan untuk setiap TPS, namun dibutuhkan pula saksi pada rekap ditingkat kelurahan atau Desa, Kecamatan, Kabupaten atau Kota.

Selain itu saksi juga berkaitan dengan akses data Valid perhitunga suara sah. jadi mereka juga perlu bekal dan pemahaman aturan-aturan yang ada, karena saksi juga punya peran dalam sengketa pemilu.

Note

Jika suara anda hilang minimal dua di TPS dikali sekian banyak TPS bisa dipastikan akan memberi keuntungan pada calon dan Partai lain.

Facebook Comments

Komentar

Related Articles

Close
Close