Propaganda Kertas Suara 7 Kontainer

Mengawali tahun 2019 tahun ini menjadi tahun politik yang semakin memanas, apalagi publik dihebohkan terkait kabar adanya tujuh kontainer yang didatangkan langsung dari China berisikan kertas surat suara yang sudah di coblos pasangan nomor urut 01 Jokowi-Ma’aruf apalagi dimasing-masing container kabarnya berisi 10 juta kertas surat suara jika ditotalkan surat suara tersebut cukup besar yaitu 70 juta surat suara yang hampir setengah pemilih penduduk Indonesia.

Terkait isu tersebut adanya 7 kontainer di tanjung priok tiba-tiba muncul menjadi isu tersebut manjadi viral dikalangan masyarakat Indonesia dan dunia maya, dengan respon cepat pihak KPU, Bawaslu, Kepolisian dan TNI mengecek lokasi tersebut dan langsung mengadakan rapat dadakan pihak Bea Cukai untuk memastikan kabar tersebut.

Setelah melakukan pertemuan tertutup akhirnya pihak KPU dan Bawaslu memberikan sanggahan dan bantahan bahwa kabar tersebut adalah hoax, ini juga menambahkan hoax terbesar di awal tahu 2019 sehingga banyak yang menyebutkan “mega hoax” dan “politik tak bertuan” karena belum ditemukan siapa dalang di balik kabar tersebut dan otak intelektualnya.

Namun yang menarik untuk dibahas adalah rencana tersembunyi dibalik isu 7 kontainer surat suara tersebut, yakni ada dugaan kuat bahwa isu tersebut dibuat oleh kelompok tertentu seperti yang sudah-sudah dilakukan mereka membuat hoax dan menviralkan seakan info tersebut menjadi hoax dan menuduh pihak oposisi membangun dan menyebarkannya. Skenario yang mereka buat cukup ampuh alhasil karena cukup memancing emosi opisisi sehingga menjadi pro-kontra antara sesama oposisi dalam mengahadapi isu tersebut dan kedepannya.

Dan setelah para oposisi saling kurang kepercayaan antara sesama oposisi, maka disitu baru dijalankan scenario lanjutan yakni mereka dengan santai mendatangkan ke 7 Kontainer yg sdh dipersiapkan, dan jika ada pihak  yang mem-Viralkan lagi tentang tujuh kontainer itu maka, dengan mudah masyarakat menggangap itu sebagai hoax dan pihak petahana akan tepis sebagai isu basi yg dibangun seakan bernuansa hoax, fitnah dan sebagainya.

Yang harus diingat bahwa ini juga bisa cara petahana mengalihkan isu tentang pelaksanaan pemilu yang sebentar lagi agar rakyat Indonesia terlalu fokus pada kasus hoax surat suara tujuh kontainer sementara kasus seperti 31 juta DPT siluman sampai sekarang belum jelas kabar beritanya dan kotak suara yang terbuat dari kardus karena penggunaan kotak suara kardus akan rentan dengan kecurangan karena ketahanannya untuk menyimpan surat suara.

Maka dari itu kita mengajak semua pihak untuk menjalankan pemilu yang bersih jujur dan damai, dari pihak KPU dan Bawaslu harus menjaga netralitas agar pemilu kali berjalan dengan baik tak lupa juga masyarakat indoensia mengawasi pemilu ini agar tidak terjadi kecurangan tingkat daerah maupun tingkat nasional.

Salam Anak Perbatasan.

Facebook Comments

Komentar

Related Articles

Close
Close